Misteri Aroma Tak Sedap di Bojonggede Terungkap, Jasad Pria Ditemukan Mengering Setelah Dua Bulan

Rizky Ramadhan | Totonews
19 Apr 2026, 12:43 WIB
Misteri Aroma Tak Sedap di Bojonggede Terungkap, Jasad Pria Ditemukan Mengering Setelah Dua Bulan

TotoNews — Sebuah keheningan panjang di kawasan Perum Puspa Raya, Desa Bojong Baru, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, berakhir dengan penemuan memilukan. Warga setempat digegerkan oleh penemuan jasad seorang pria berinisial WI (45) yang terbaring kaku di kediamannya. Kondisi jenazah yang sudah mulai mengering dan membusuk mengindikasikan bahwa korban telah meninggal dunia sekitar dua bulan lamanya tanpa diketahui siapa pun.

Kronologi Penemuan yang Mengejutkan Warga

Peristiwa penemuan mayat ini bermula pada Sabtu (18/4) siang, sekitar pukul 14.30 WIB. Kecurigaan muncul ketika aroma tidak sedap yang sangat menyengat mulai menyeruak dari rumah korban. Merasa ada yang tidak beres, Ketua RT setempat segera berkoordinasi dengan pihak berwajib untuk melakukan pengecekan ke dalam rumah tersebut.

Baca Juga

Kemenkes Perketat Aturan Vape: Disetarakan dengan Rokok Mulai Juli 2026, Apa Saja Poinnya?

Kemenkes Perketat Aturan Vape: Disetarakan dengan Rokok Mulai Juli 2026, Apa Saja Poinnya?

Setibanya petugas di lokasi kejadian perkara (TKP), suasana rumah tampak begitu gelap. Semua lampu dalam keadaan mati dan pintu terkunci rapat dari dalam. Setelah berhasil masuk, petugas menemukan WI dalam posisi telentang di sebuah bangku panjang yang terletak di ruang tamu. Kondisi fisik jenazah menunjukkan tanda-tanda dekomposisi lanjut, dengan bercak putih yang menyelimuti tubuhnya.

Kesunyian Sejak Bulan Suci Ramadan

Berdasarkan penelusuran tim TotoNews, korban diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut. Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, menjelaskan bahwa komunikasi terakhir korban dengan pihak keluarga terjadi sudah cukup lama.

“Berdasarkan keterangan saksi berinisial J, korban terakhir kali terlihat saat momen silaturahmi keluarga di bulan Ramadan lalu. Setelah pertemuan itu, tidak ada lagi kontak atau komunikasi langsung yang terjalin dengan korban,” ungkap AKP Made Budi dalam keterangannya kepada media.

Baca Juga

Jerit Hati Ibrahim Arief, Eks Konsultan Kemendikbudristek yang Terjerat Kasus Chromebook: Saya Hanya Tumbal!

Jerit Hati Ibrahim Arief, Eks Konsultan Kemendikbudristek yang Terjerat Kasus Chromebook: Saya Hanya Tumbal!

Dugaan Meninggal Karena Sakit

Di sekitar lokasi penemuan jasad, polisi menemukan beberapa petunjuk yang mengarah pada kondisi kesehatan korban sebelum tutup usia. Di atas meja dekat tempat korban terbaring, ditemukan sebotol minyak kayu putih dan sebuah gelas. Barang-barang berharga milik korban, seperti dompet berisi identitas, kunci motor, beserta STNK, masih tersimpan rapi di dalam kamar, yang memperkuat dugaan bahwa tidak ada unsur tindak pidana kekerasan atau pencurian di lokasi tersebut.

Petugas menduga kuat bahwa WI meninggal dunia karena sakit dan tidak sempat meminta pertolongan karena tinggal sendirian. Pihak keluarga yang datang ke lokasi telah mengikhlaskan kepergian korban dan menganggap kejadian ini sebagai musibah murni.

Baca Juga

Tragedi Maut di Gerbang Terminal Kampung Rambutan, Nyawa Ibu dan Anak Melayang Usai Tergilas Bus

Tragedi Maut di Gerbang Terminal Kampung Rambutan, Nyawa Ibu dan Anak Melayang Usai Tergilas Bus

Pihak Keluarga Menolak Autopsi

Keluarga korban secara resmi menyatakan keberatan untuk dilakukan prosedur autopsi, baik visum luar maupun dalam. Mereka telah menandatangani surat pernyataan untuk segera mengurus pemakaman jenazah secara mandiri. Rencananya, almarhum akan dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Bojong Baru.

Tragedi di Bojonggede ini menjadi pengingat pilu tentang pentingnya kepedulian terhadap tetangga dan kerabat yang tinggal sebatang kara, agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

Rizky Ramadhan

Rizky Ramadhan

Mantan mekanik yang beralih menjadi jurnalis otomotif. Tulisannya dikenal tajam dalam mengulas performa mesin dan tren kendaraan masa depan di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *