Rel Terendam Banjir 27 Cm, Perjalanan KA Siliwangi Rute Cianjur-Sukabumi Tertahan
TotoNews — Intensitas hujan yang tinggi di wilayah Jawa Barat mulai berdampak pada kelancaran transportasi massal. Pada Minggu malam, operasional KA Siliwangi yang melayani relasi Cianjur menuju Sukabumi terpaksa mengalami kendala serius. Jalur rel di kawasan Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, terendam banjir sehingga tidak aman untuk dilalui rangkaian kereta api.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengonfirmasi bahwa jadwal keberangkatan kereta yang seharusnya bertolak pada pukul 20.19 WIB tersebut harus ditunda. Hingga saat ini, rangkaian kereta masih terhenti di Stasiun Cianjur sembari menunggu situasi jalur kembali normal.
Ketinggian Air Mencapai Ambang Batas Bahaya
Menurut laporan teknis di lapangan, titik genangan air berada di petak jalan antara Cianjur-Cibeber, tepatnya pada KM 87+8/9. Banjir ini merupakan imbas dari cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut sejak sore hari. Ketinggian air yang menutupi permukaan rel dilaporkan mencapai sekitar 27 centimeter.
Update Kasus Pembunuhan Nus Kei: Penyidikan Dimulai, Dua Tersangka Hadapi Ancaman Hukuman Mati
“Kondisi genangan air saat ini masih cukup tinggi, sekitar 27 centimeter di atas kop rel. Dengan ketinggian tersebut, jalur belum dapat dilalui oleh kereta karena berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan,” ujar Kuswardojo dalam keterangannya kepada tim redaksi TotoNews.
Kompensasi dan Opsi Pembatalan Tiket
Menanggapi situasi darurat ini, pihak KAI Daop 2 Bandung bergerak cepat dengan memberikan solusi bagi para calon penumpang yang terdampak. Manajemen menawarkan opsi pembatalan tiket bagi pelanggan yang merasa keberatan untuk menunggu ketidakpastian waktu keberangkatan.
Adapun rincian kebijakan kompensasi yang diberikan antara lain:
- Pengembalian Bea 100%: Penumpang dapat membatalkan perjalanan dan mendapatkan pengembalian uang tiket secara penuh tanpa potongan, di luar biaya pemesanan awal.
- Service Recovery: Bagi pelanggan yang memilih untuk tetap menunggu di Stasiun Cianjur, pihak KAI memberikan kompensasi berupa service recovery sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Kuswardojo menegaskan bahwa keselamatan penumpang adalah prioritas utama di tengah cuaca yang tidak menentu. “Petugas kami di lapangan terus bersiaga dan melakukan pemantauan ketat terhadap penurunan debit air. Jika kondisi sudah dipastikan aman, jalur akan segera dibuka kembali untuk operasional kereta api,” tambahnya.
Hari Kesehatan Sedunia 2026: Menggalang Kekuatan Sains Demi Masa Depan ‘One Health’
Hingga saat ini, para calon penumpang diimbau untuk terus memantau informasi terkini melalui kanal resmi PT KAI atau bertanya langsung kepada petugas di stasiun keberangkatan terkait perkembangan status jalur yang terdampak banjir tersebut.