Ekspansi Besar Sekolah Rakyat: Gus Ipul Usulkan Tambahan 5.000 Guru ke KemenPAN-RB
TotoNews — Langkah strategis diambil oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, dalam memperkuat fondasi pendidikan bagi masyarakat bawah. Dalam upayanya memperluas jangkauan program Sekolah Rakyat, ia secara resmi telah mengajukan usulan penambahan ribuan tenaga pengajar dan kependidikan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
Komitmen Memperkuat Tenaga Pendidik
Gus Ipul menegaskan bahwa kebutuhan akan sumber daya manusia di sektor pendidikan non-formal ini sangat mendesak. Beliau mengungkapkan bahwa angka yang diajukan tidaklah sedikit, mencerminkan ambisi besar pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa melalui jalur alternatif yang berkualitas.
“Kami telah melayangkan permohonan kepada KemenPAN-RB untuk menambah lebih dari 5.000 formasi guru. Selain itu, kami juga mengajukan sekitar 4.000 tenaga kependidikan lainnya untuk mendukung ekosistem sekolah ini secara menyeluruh,” ujar Gus Ipul saat ditemui awak media di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat.
Tragedi Berdarah di Majene: Misteri Jasad Wanita Terbakar Terungkap, Pelaku Sesama Perempuan Berhasil Diringkus
Lonjakan Jumlah Siswa dan Target Ambisius 2027
Kenaikan jumlah tenaga pendidik ini berbanding lurus dengan tren pertumbuhan peserta didik di Sekolah Rakyat. Berdasarkan data terbaru, saat ini tercatat sekitar 45.000 siswa yang menimba ilmu di institusi tersebut. Namun, angka ini diprediksi akan terus meroket seiring dengan kebijakan pemerintah yang semakin inklusif.
Gus Ipul memaparkan proyeksi pertumbuhan tersebut secara mendetail:
- Tahun Ini: Alokasi penambahan ditargetkan mencapai lebih dari 30.000 siswa baru, sehingga total realisasi diharapkan melampaui angka 45.000.
- Tahun Depan: Target besar ditetapkan untuk menjangkau lebih dari 100.000 siswa, sesuai dengan instruksi langsung dari Presiden untuk menambah kapasitas penerimaan hingga 60.000 kursi baru.
Mekanisme Seleksi dan Kolaborasi Lintas Sektor
Untuk memastikan kualitas pengajar yang direkrut, Gus Ipul menjelaskan bahwa proses seleksi akan dilakukan secara ketat dan profesional. Kemensos tidak akan bekerja sendirian; sinergi antar-lembaga menjadi kunci utama dalam administrasi dan operasionalnya.
Skandal Narkoba ASN Cilegon: Terungkap Perjalanan Kelam Oknum Satpol PP Sejak 2004 Hingga Jadi Pengedar
“Penyelenggaraan seleksi teknis nantinya akan dikoordinasikan dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Sementara untuk urusan administrasi kepegawaian, kami bersinergi dengan Menteri PAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN),” jelasnya.
Tak berhenti pada tahap seleksi, para guru yang dinyatakan lolos nantinya diwajibkan mengikuti serangkaian program peningkatan kapasitas. Program ini mencakup retret khusus serta berbagai pelatihan intensif guna menyelaraskan visi mereka dengan misi besar Sekolah Rakyat dalam memberikan kesejahteraan sosial melalui pendidikan.
Membangun Kesadaran Publik
Sebelumnya, dalam upaya meningkatkan popularitas dan pemahaman publik mengenai program ini, Mensos juga sempat mengajak Sekretaris Kabinet untuk turut andil menjadi duta Sekolah Rakyat. Hal ini dilakukan agar program ini tidak hanya menjadi inisiatif pemerintah semata, namun juga mendapatkan dukungan luas dari berbagai lapisan masyarakat di seluruh Indonesia.
Ketegasan Kapolda Riau Bersihkan Polsek Panipahan dari Jerat Narkoba: 28 Personel Dicopot Massal