Wacana Kenaikan Tarif Transjakarta: Akankah Era Tiket Rp 3.500 Segera Berakhir Setelah 21 Tahun?

Rizky Ramadhan | Totonews
24 Apr 2026, 00:47 WIB
Wacana Kenaikan Tarif Transjakarta: Akankah Era Tiket Rp 3.500 Segera Berakhir Setelah 21 Tahun?

TotoNews — Wacana penyesuaian tarif layanan bus Transjakarta kini tengah menjadi sorotan hangat di kalangan pengguna transportasi publik ibu kota. Setelah bertahan di angka Rp 3.500 selama kurang lebih 21 tahun, manajemen Transjakarta mengakui bahwa pihaknya sedang melakukan kajian mendalam terkait potensi kenaikan harga tiket bagi para pelanggan setianya.

Kabar ini mencuat dalam rapat kerja antara jajaran direksi PT Transportasi Jakarta dengan Komisi B DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD, Jakarta Pusat. Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, memaparkan bahwa tarif yang berlaku saat ini merupakan warisan kebijakan sejak tahun 2005 silam yang hingga kini belum pernah mengalami perubahan signifikan.

Perbandingan Kontras dengan Kenaikan UMP Jakarta

Dalam penjelasannya di hadapan para legislatif, Welfizon menyoroti adanya ketimpangan yang mencolok antara biaya operasional transportasi publik dengan daya beli masyarakat yang tercermin dari pertumbuhan Upah Minimum Provinsi (UMP). Ia memberikan gambaran komparatif mengenai kondisi ekonomi dua dekade lalu dibandingkan dengan realita saat ini.

Baca Juga

Jusuf Kalla Ungkit Jasa Politik: ‘Jokowi Jadi Presiden Karena Saya’, Begini Jawaban Menohok Sang Kepala Negara

Jusuf Kalla Ungkit Jasa Politik: ‘Jokowi Jadi Presiden Karena Saya’, Begini Jawaban Menohok Sang Kepala Negara
  • Tahun 2005: UMP Jakarta berada di kisaran Rp 800.000 dengan tarif bus flat Rp 3.500.
  • Tahun 2026: UMP Jakarta telah menyentuh angka sekitar Rp 6.000.000, namun tarif bus tetap tidak bergeming dari angka yang sama.

“Jika kita merujuk pada data, kenaikan UMP kita sudah mencapai 7 hingga 8 kali lipat sejak tahun 2005. Sementara itu, tarif layanan kami masih bertahan selama 21 tahun,” jelas Welfizon menekankan urgensi evaluasi tarif tersebut.

Evaluasi Layanan Transjabodetabek dan Bus Bandara

Selain fokus pada koridor utama di dalam kota, pihak manajemen juga tengah mengevaluasi struktur harga untuk layanan Transjabodetabek serta bus penghubung menuju Bandara Soekarno-Hatta. Welfizon menyebutkan bahwa penyesuaian ini sejalan dengan selesainya masa uji coba layanan khusus yang telah berlangsung selama beberapa waktu.

Baca Juga

Dominasi SMAN 1 Klaten di LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Siap Kawal Tradisi Juara Jawa Tengah ke Level Nasional

Dominasi SMAN 1 Klaten di LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Siap Kawal Tradisi Juara Jawa Tengah ke Level Nasional

Khusus untuk rute bandara, layanan tersebut telah melewati masa trial selama tiga bulan. Saat ini, draf penyesuaian tarif sedang dimatangkan secara internal untuk kemudian diserahkan dan diumumkan secara resmi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Meski kajian terus digodok, Welfizon menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai angka kenaikan tetap merupakan domain dari pihak eksekutif dan legislatif. Langkah strategis ini diambil guna memastikan keberlanjutan layanan tanpa mengabaikan aspek keadilan dan keterjangkauan bagi warga yang setiap hari mengandalkan moda transportasi umum untuk bermobilitas.

Rizky Ramadhan

Rizky Ramadhan

Mantan mekanik yang beralih menjadi jurnalis otomotif. Tulisannya dikenal tajam dalam mengulas performa mesin dan tren kendaraan masa depan di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *