Cali Membara: Serangan Bom Targetkan Pangkalan Militer Kolombia Jelang Pilpres

Rizky Ramadhan | Totonews
25 Apr 2026, 04:41 WIB
Cali Membara: Serangan Bom Targetkan Pangkalan Militer Kolombia Jelang Pilpres

TotoNews — Eskalasi kekerasan kembali mengguncang Kolombia setelah sebuah pangkalan militer di Kota Cali menjadi sasaran serangan bom yang memicu kekhawatiran nasional. Insiden mencekam ini terjadi di tengah suasana politik yang kian memanas menjelang agenda besar pemilihan presiden yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Mei mendatang.

Pantauan di lokasi kejadian memperlihatkan pemandangan yang mengerikan; sebuah bus hangus terbakar hanya berjarak beberapa meter dari instalasi militer tersebut. Aparat keamanan segera bergerak cepat dengan menutup akses jalan dan mengerahkan personel bersenjata lengkap guna mengamankan perimeter. Berdasarkan keterangan sumber internal militer, pelaku diketahui melemparkan dua buah alat peledak ke arah pangkalan, namun beruntung salah satu di antaranya gagal meledak sehingga dampak kerusakan bisa diminimalisir.

Baca Juga

Buntut Perseteruan di Tol Kemayoran: Pengemudi Livina Tempuh Jalur Hukum Terkait Dugaan Pemerasan

Buntut Perseteruan di Tol Kemayoran: Pengemudi Livina Tempuh Jalur Hukum Terkait Dugaan Pemerasan

Jejak Pembangkang FARC dan Sabotase Perdamaian

Pihak militer Kolombia secara terbuka menuding kelompok pembangkang dari mantan gerilya FARC sebagai otak di balik aksi teror ini. Kelompok sisa-sisa gerilya ini adalah faksi yang menolak mematuhi kesepakatan damai tahun 2016 dan memilih untuk tetap berada dalam lingkaran konflik bersenjata.

Aksi ini disinyalir kuat sebagai upaya sistematis untuk merusak proses perundingan damai yang tengah diupayakan oleh pemerintahan Presiden Gustavo Petro. Sebagai presiden berhaluan kiri pertama di negara tersebut, Petro menghadapi tantangan berat dalam meredam ambisi kelompok-kelompok bersenjata yang masih ingin mempertahankan eksistensi mereka melalui kekerasan.

Cali: Wilayah Strategis yang Terjebak Kriminalitas

Cali, yang menyandang status sebagai kota terbesar ketiga di Kolombia, memang kerap menjadi titik panas sengketa antar-kelompok kriminal. Lokasinya yang strategis menjadikannya jalur primadona bagi perdagangan narkoba menuju Samudra Pasifik. Kondisi ini diperparah dengan tingginya angka penculikan dan pemerasan yang terus menghantui warga sipil di sana.

Baca Juga

Tegur Ibu yang Kasar pada Anak, Anggota TNI AD Justru Dikeroyok di Stasiun Depok Baru

Tegur Ibu yang Kasar pada Anak, Anggota TNI AD Justru Dikeroyok di Stasiun Depok Baru

Insiden ledakan ini menjadi alarm keras bagi pemerintah pusat untuk memperketat keamanan, terutama saat negara sedang bersiap menentukan arah kepemimpinan baru melalui kotak suara. Keamanan publik kini menjadi taruhan utama dalam menjaga stabilitas demokrasi Kolombia di masa depan.

Rizky Ramadhan

Rizky Ramadhan

Mantan mekanik yang beralih menjadi jurnalis otomotif. Tulisannya dikenal tajam dalam mengulas performa mesin dan tren kendaraan masa depan di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *