Tragedi Berdarah di Pool Bus MGI Sukabumi: RZ Tewas Dikeroyok Secara Brutal, Polisi Buru Pelaku
TotoNews — Kawasan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, mendadak mencekam pada Sabtu petang (2/5/2026). Sebuah insiden pengeroyokan brutal yang berujung pada hilangnya nyawa seseorang terjadi di area Pool Bus MGI, Jalan Raya Sukaraja. Korban yang diketahui berinisial RZ (30), menghembuskan napas terakhirnya setelah menjadi sasaran kemarahan sekelompok orang yang menyerangnya secara membabi buta.
Peristiwa kelam ini bermula sekitar pukul 17.30 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun tim TotoNews, ketegangan sempat memuncak saat korban terlibat adu mulut dengan para pelaku di lokasi kejadian. Namun, cekcok tersebut dengan cepat berubah menjadi aksi kekerasan fisik yang tidak terkendali.
Kronologi Serangan Brutal
Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli, menjelaskan bahwa RZ sempat didatangi oleh sekelompok pria sebelum akhirnya dianiaya. “Awalnya terjadi provokasi secara verbal atau cekcok mulut. Tak lama kemudian, para pelaku mulai memukul korban secara bersama-sama,” ungkap Ade saat memberikan keterangan resmi.
Pagi Mencekam di Grogol Petamburan: Apartemen Tanjung Duren Terbakar, 22 Unit Damkar Diterjunkan
Aksi pengeroyokan maut ini meninggalkan luka yang sangat serius pada tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan medis sementara, ditemukan sedikitnya tiga luka tusuk di tubuh RZ, ditambah dengan luka memar serta sobekan di bagian wajah akibat hantaman benda keras. Meski saksi di lokasi sempat berupaya membawa korban ke Rumah Sakit Hermina, nyawa RZ tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia tak lama setelah mendapatkan penanganan medis darurat.
Kesaksian Warga di Lokasi Kejadian
Andri (30), seorang pedagang nasi goreng yang berada di sekitar lokasi, memberikan kesaksian yang mengerikan terkait jalannya aksi tersebut. Saat ia tengah bersiap membuka lapaknya, ia melihat kerumunan orang yang sedang menyerang satu pria.
Ketegangan di Selat Hormuz: Iran Siapkan Serangan Mematikan Jika AS Nekat Terobos Wilayah Teritorial
“Tahu-tahu sudah ramai. Saya lihat awalnya ada yang duel, tapi kemudian yang lain ikut menyerang dari belakang. Ada yang menggunakan batu, balok kayu, bahkan ada yang membawa pisau,” ujar Andri dengan nada bergetar. Ia juga menambahkan bahwa korban sempat diseret oleh para pelaku ke titik lain di sekitar jalan setelah tergeletak tak berdaya.
Langkah Kepolisian dan Barang Bukti
Pihak kepolisian bergerak cepat dengan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hingga Sabtu malam pukul 22.45 WIB, jenazah korban telah berada di RSUD Syamsudin untuk proses autopsi. Di lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti penting, termasuk sebilah pisau kecil, ponsel milik korban, botol minuman keras, sepatu boot, serta satu unit kendaraan roda tiga.
Gema Perdamaian Paskah 2026: Pesan Persaudaraan Global dari Pemimpin Bangsa dan Dunia
“Saat ini tim kami masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi para pelaku. Kami telah mengumpulkan keterangan dari para saksi dan sedang menganalisis rekaman CCTV di sekitar lokasi guna melacak keberadaan mereka,” tegas Ipda Ade Ruli. Kasus ini kini berada dalam penanganan serius Polres Sukabumi Kota, dan pihak berwenang berjanji akan segera menangkap para pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di hadapan hukum.