Jejak Pelarian Berakhir, 5 Begal Sadis yang Incar Petugas Damkar di Gambir Resmi Diringkus Polisi
TotoNews — Pelarian sekelompok pemuda yang melakukan aksi kriminalitas jalanan dengan menyasar petugas pemadam kebakaran (damkar) di kawasan Gambir akhirnya menemui titik buntu. Tim gabungan dari jajaran kepolisian berhasil membekuk lima orang terduga pelaku yang terlibat dalam aksi begal sadis tersebut.
Penangkapan ini dikonfirmasi langsung oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra. Beliau menyatakan bahwa kelima pelaku saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami motif serta peran masing-masing dalam kejadian yang sempat menghebohkan publik tersebut.
“Iya benar, lima pelaku begal terhadap petugas damkar sudah kami amankan. Saat ini mereka masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKBP Roby saat memberikan keterangan resmi pada Selasa (14/4).
Ekspansi Besar Sekolah Rakyat: Gus Ipul Usulkan Tambahan 5.000 Guru ke KemenPAN-RB
Operasi Penangkapan di Apartemen Jakarta Utara
Berdasarkan laporan yang diterima tim redaksi TotoNews, proses penangkapan dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Metro Gambir yang dibantu oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat. Petugas melakukan penyergapan di sebuah apartemen yang terletak di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Senin malam (13/4).
Dalam penggerebekan tersebut, polisi tidak hanya mengamankan para tersangka, tetapi juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan erat dengan tindak kriminalitas di Jakarta. Meskipun identitas lengkap para pelaku belum dibeberkan secara rinci, pihak kepolisian berjanji akan merilis data lengkap setelah seluruh rangkaian penyidikan rampung.
Kronologi Kejadian: Korban Dikeroyok dan Dianiaya
Peristiwa kelam ini menimpa Bimo Margo Hutomo (30), seorang abdi masyarakat yang bertugas di dinas pemadam kebakaran. Insiden bermula pada Kamis dini hari saat Bimo melintas di Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir. Ia yang baru saja pulang dari rumah kerabatnya tiba-tiba dipepet oleh gerombolan pelaku.
Skandal ‘Surat Sakti’ Tulungagung: KPK Maraton Geledah Sejumlah Lokasi Demi Lengkapi Bukti
Aksi tersebut tidak hanya sekadar perampasan harta benda. Para pelaku bertindak brutal dengan menendang korban hingga jatuh tersungkur. Tak berhenti di situ, Bimo juga menjadi sasaran pengeroyokan dan dipukul menggunakan batu hingga mengalami luka serius di bagian kepala, wajah, dan pergelangan tangan. Akibat kejadian ini, sepeda motor dan telepon genggam milik korban raib dibawa kabur para pelaku.
Pihak kepolisian pun bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah rekaman CCTV guna mengidentifikasi para pelaku pencurian dengan kekerasan tersebut. Hasil visum dari RS Tarakan juga memperkuat bukti adanya tindak penganiayaan berat terhadap korban.
Kini, dengan tertangkapnya kelima pelaku, masyarakat berharap proses hukum dapat berjalan dengan adil agar memberikan efek jera terhadap para pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan warga ibu kota.
Gagal Terbang ke Lombok, Polda Riau Gulung Jaringan Kurir 5 Kg Sabu di Bandara SSK II