Misi Damai Islamabad: Pakistan Apresiasi Langkah Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran

Rizky Ramadhan | Totonews
22 Apr 2026, 04:45 WIB
Misi Damai Islamabad: Pakistan Apresiasi Langkah Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran

TotoNews — Angin segar diplomasi berembus dari Islamabad setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, resmi memperpanjang masa gencatan senjata dalam ketegangan yang melibatkan Iran. Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, menyambut hangat keputusan tersebut dan menaruh harapan besar agar stabilitas di kawasan dapat segera terwujud melalui kesepakatan damai yang komprehensif.

Melalui pernyataan resminya di media sosial, Sharif mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada Trump. Menurutnya, keputusan Washington untuk menahan diri merupakan langkah krusial guna memberikan ruang bagi upaya diplomasi yang sedang berjalan. Sharif menekankan bahwa langkah ini tidak lepas dari komunikasi intensif yang dibangun oleh pihak Pakistan.

Peran Penting Diplomasi Pakistan

“Atas nama pribadi dan Marsekal Lapangan Syed Asim Munir, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Trump. Beliau telah dengan murah hati mengabulkan permintaan kami untuk memperpanjang gencatan senjata ini. Hal ini sangat penting agar proses diplomatik tetap berada pada jalurnya,” tulis Sharif, sebagaimana dilaporkan oleh TotoNews.

Baca Juga

Viral ASN DKI ‘Sulap’ Pelat Merah Jadi Putih ke Puncak, Pramono Anung Beri Teguran Keras

Viral ASN DKI ‘Sulap’ Pelat Merah Jadi Putih ke Puncak, Pramono Anung Beri Teguran Keras

Pakistan kini berada di garis depan sebagai mediator, mendorong agar konflik Iran dan AS dapat diselesaikan di meja perundingan daripada di medan perang. Sharif berharap seluruh pihak yang bertikai dapat menjaga komitmen mereka hingga putaran dialog selanjutnya yang dijadwalkan berlangsung di Islamabad.

Sudut Pandang Trump: Menunggu Proposal Iran

Sebelumnya, melalui platform Truth Social, Donald Trump mengonfirmasi keputusannya untuk menunda serangan militer ke Iran. Trump mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil atas permintaan langsung dari pemimpin Pakistan, termasuk Marsekal Lapangan Asim Munir. Trump menilai bahwa saat ini pemerintahan di Teheran sedang mengalami perpecahan internal yang cukup signifikan.

“Kami telah diminta untuk menunda serangan terhadap Iran sampai para pemimpin mereka mampu mengajukan sebuah proposal yang terpadu dan solid,” ungkap Trump. Meski memberikan kesempatan bagi perundingan damai, Trump menegaskan bahwa militer Amerika Serikat tidak akan menurunkan kewaspadaannya.

Baca Juga

NasDem Desak KPK Seret Selingkuhan Penikmat Dana Korupsi: Putus Rantai Pencucian Uang!

NasDem Desak KPK Seret Selingkuhan Penikmat Dana Korupsi: Putus Rantai Pencucian Uang!

Siaga Tempur dan Blokade Tetap Berjalan

Walaupun serangan fisik ditunda, Trump telah menginstruksikan jajaran militernya untuk tetap dalam kondisi siaga tertinggi. Blokade terhadap Iran akan terus dilanjutkan selama masa perpanjangan gencatan senjata ini berlangsung. Fokus utama Washington adalah melihat hasil dari diskusi putaran kedua yang akan digelar di Pakistan dalam waktu dekat.

“Militer kami diperintahkan untuk terus melanjutkan blokade dan tetap dalam posisi siap tempur. Gencatan senjata ini akan berlangsung sampai proposal mereka diajukan dan diskusi diselesaikan sepenuhnya,” pungkas Trump. Dunia kini menanti apakah diplomasi internasional di Islamabad nanti benar-benar mampu mengakhiri ketegangan yang telah lama membayangi kawasan Timur Tengah tersebut.

Baca Juga

Tegur Ibu yang Kasar pada Anak, Anggota TNI AD Justru Dikeroyok di Stasiun Depok Baru

Tegur Ibu yang Kasar pada Anak, Anggota TNI AD Justru Dikeroyok di Stasiun Depok Baru
Rizky Ramadhan

Rizky Ramadhan

Mantan mekanik yang beralih menjadi jurnalis otomotif. Tulisannya dikenal tajam dalam mengulas performa mesin dan tren kendaraan masa depan di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *