Horor di Balik Pintu Daycare Umbulharjo: Polisi Segel Lokasi Usai Dugaan Penganiayaan Anak Terkuak

Rizky Ramadhan | Totonews
25 Apr 2026, 10:41 WIB
Horor di Balik Pintu Daycare Umbulharjo: Polisi Segel Lokasi Usai Dugaan Penganiayaan Anak Terkuak

TotoNews — Kota Yogyakarta baru-baru ini diguncang oleh kabar memilukan yang mencoreng dunia pendidikan anak usia dini. Sebuah tempat penitipan anak atau daycare di kawasan Umbulharjo, Jogja, kini berada di bawah pengawasan ketat aparat kepolisian setelah muncul dugaan kuat terjadinya aksi kekerasan sistematis terhadap sejumlah balita yang dititipkan di sana.

Awal Mula Tabir Gelap Terungkap

Kejadian yang menyayat hati ini mulai mencuat ke permukaan setelah jagat maya, khususnya media sosial Instagram dan Threads, diramaikan oleh kesaksian para orang tua murid. Melalui unggahan yang viral, terungkap bahwa kecurigaan bermula dari perubahan perilaku anak dan ulasan negatif yang beredar di platform digital. Berdasarkan penelusuran di Google Maps, beberapa pihak mulai berani mengungkap sisi gelap tempat tersebut, yang selama ini tersembunyi di balik citra ramah penyedia jasa penitipan.

Baca Juga

Skandal Narkoba ASN Cilegon: Terungkap Perjalanan Kelam Oknum Satpol PP Sejak 2004 Hingga Jadi Pengedar

Skandal Narkoba ASN Cilegon: Terungkap Perjalanan Kelam Oknum Satpol PP Sejak 2004 Hingga Jadi Pengedar

Kabar ini semakin diperkuat dengan laporan dari akun @merapi_uncover yang memperlihatkan suasana lokasi di Umbulharjo yang kini telah dikelilingi oleh garis polisi. Langkah tegas ini diambil menyusul adanya bukti-bukti awal yang menunjukkan bahwa anak-anak di tempat tersebut mendapatkan perlakuan yang jauh dari kata manusiawi.

Dugaan Tindakan Keji: Diikat Hingga Diseret

Informasi yang dihimpun oleh tim redaksi menyebutkan bahwa bentuk kekerasan yang dialami para korban sangat memprihatinkan. Berdasarkan ulasan dan kesaksian yang beredar, anak-anak diduga mengalami tindakan fisik seperti diikat, diseret, bahkan hingga dipukul oleh oknum pengelola. Kondisi ini membuat para orang tua merasa terpukul dan merasa kecolongan karena telah memercayakan buah hati mereka kepada lembaga yang justru menjadi sumber trauma.

Baca Juga

Skandal Investasi Bodong Snapboost Guncang Blora: Ratusan Guru dan Murid Merugi Rp 2 Miliar

Skandal Investasi Bodong Snapboost Guncang Blora: Ratusan Guru dan Murid Merugi Rp 2 Miliar

Konfirmasi dan Langkah Tegas Pihak Kepolisian

Menanggapi keresahan masyarakat yang kian meluas, Kasat Reskrim Polresta Jogja, Kompol Riski Adrian, memberikan pernyataan resmi. Ia membenarkan bahwa jajaran Satuan Reserse Polresta Jogja telah melakukan penggerebekan di lokasi yang dimaksud pada Jumat sore.

“Benar, kami baru saja melakukan tindakan pengamanan dan penggerebekan di sebuah daycare di daerah Umbulharjo,” tegas Adrian. Saat ini, polisi tengah mendalami peran oknum pengelola yang diduga kuat menjadi dalang di balik perlakuan diskriminatif dan penelantaran tersebut.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa kasus ini akan diusut tuntas dengan mengacu pada undang-undang perlindungan anak. Oknum yang terlibat terancam dijerat pasal berlapis terkait tindakan memperlakukan anak secara diskriminatif, penelantaran, hingga kekerasan fisik yang membahayakan keselamatan jiwa anak-anak di Yogyakarta tersebut.

Baca Juga

Trump Semprot NATO dan Sekutu Asia: Sebut ‘Macan Kertas’ hingga Kritik Kurangnya Dukungan Lawan Iran

Trump Semprot NATO dan Sekutu Asia: Sebut ‘Macan Kertas’ hingga Kritik Kurangnya Dukungan Lawan Iran

Hingga saat ini, proses penyelidikan masih terus berjalan dengan mengumpulkan keterangan saksi dan bukti-bukti tambahan untuk memastikan keadilan bagi para korban kecil yang tak berdosa ini.

Rizky Ramadhan

Rizky Ramadhan

Mantan mekanik yang beralih menjadi jurnalis otomotif. Tulisannya dikenal tajam dalam mengulas performa mesin dan tren kendaraan masa depan di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *