Niat Baik Berujung Petaka: Anggota TNI AD Dikeroyok di Stasiun Depok Baru Usai Tegur Ibu yang Kasar ke Anak
TotoNews — Sebuah insiden memprihatinkan menimpa seorang prajurit TNI AD berpangkat Pembantu Letnan Satu (Peltu) di kawasan Stasiun Depok Baru, Jawa Barat. Bermaksud membela seorang anak yang diperlakukan kasar oleh ibunya sendiri, sang prajurit justru menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang pada Jumat malam (24/4).
Kronologi Insiden di Tengah Keramaian Stasiun
Kejadian bermula sekitar pukul 19.00 WIB ketika suasana stasiun masih cukup padat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, anggota TNI AD tersebut melihat seorang ibu yang secara emosional memukul anaknya di depan publik. Merasa terpanggil untuk melindungi sang bocah, korban pun memberikan teguran secara persuasif agar sang ibu menghentikan tindakannya.
Namun, respons yang didapat justru jauh dari perkiraan. Alih-alih menyadari kesalahannya, sang ibu beserta kerabatnya tidak terima dengan teguran tersebut. Ketegangan pun memuncak hingga berujung pada aksi kekerasan fisik terhadap prajurit tersebut. “Korban menegur seorang ibu karena memukul anaknya. Karena tidak terima, lalu terjadilah pemukulan terhadap korban,” ungkap Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, saat memberikan keterangan resmi.
Polda Banten Bongkar Sindikat Tambang Ilegal di Kawasan Hutan Lebak: Tujuh Perkara Kini Masuk Meja Hijau
Korban Alami Luka Memar dan Penyelidikan Kepolisian
Akibat serangan membabi buta tersebut, anggota TNI yang bersangkutan dilaporkan mengalami sejumlah luka memar di bagian tubuhnya. Pihak kepolisian segera bergerak cepat melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Melalui rekaman kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di sekitar Stasiun Depok Baru, petugas berhasil mengidentifikasi para pelaku yang terlibat.
Berdasarkan hasil analisis visual, polisi menduga ada tiga orang yang secara aktif melakukan pemukulan terhadap Peltu tersebut. Pencarian terhadap para pelaku dilakukan secara intensif sejak laporan diterima.
Dua Pelaku Berhasil Diringkus, Termasuk Suami Pelaku
Hanya dalam waktu singkat, tim penyidik dari Polres Metro Depok telah berhasil mengamankan dua orang pria yang diduga kuat terlibat dalam aksi penganiayaan ini. Salah satu dari pelaku yang ditangkap ternyata adalah suami dari ibu yang sebelumnya ditegur oleh korban. Polisi menyebut pria tersebut sebagai sosok yang paling agresif saat melukai korban.
Guncangan Hebat M 5,9 Melanda Nias Utara, Warga Terjaga di Tengah Malam
“Sampai dengan saat ini, dari hasil lidik dan CCTV, diduga pelaku yang aktif melakukan pemukulan itu tiga orang. Tapi yang sudah kami amankan baru dua orang. Salah satunya adalah suami dari ibu tersebut yang memang paling aktif melukai korban,” jelas AKP Made Budi. Pihak berwajib kini tengah memburu satu pelaku lainnya yang identitasnya sudah dikantongi. Pihak kepolisian berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini guna memberikan keadilan bagi korban yang sebenarnya berniat melakukan tindakan kemanusiaan.